Daftar Nama Pakaian Adat Tradisional di Indonesia

Diposting pada

Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya. Tidak hanya dalam segi sumber daya alam saja, namun kaya akan budaya dari berbagai daerah dan suku di Indonesia. Budaya Indonesia adalah budaya yang tersusun lebih dari 1.320 suku di Indonesia. Meskipun begitu Indonesia tetap menjunjung tinggi perbedaan dengan semboyan walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Salah satu budaya di Indonesia adalah pakaian adat tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Pakaian adat itu merupakan pakaian adat dari 34 provinsi di Indonesia. Pada tulisan kali ini, kami akan membagikan nama-nama pakaian adat tradisional dari 34 provinsi di Indonesia.

    1. Pakaian Adat Provinsi Nanggro Aceh Darussalam
      Pakaian adat dari provinsi Aceh bernama Ulee Balang. Pakaian ini memiliki perbedaan nama pada baju pria dan wanita. Pada baju pria disebut Linto Baro, sedangkan pakaian untuk wanita disebut baju Daro Baro. Dahulunya, pakaian ini hanya digunakan oleh para sultan dan pembesar kerajaan, namun sekarang keduanya lebih sering dipakai oleh para pengantin.
    2. Pakaian Adat Provinsi Sumatera Utara
      Pakaian adat dari provinsi Sumatera Utara bernama Kain Ulos. Konon, kain ulos ini oleh suku Batak karo dianggap memiliki daya magis bagi pemakainya.
    3. Pakaian Adat Provinsi Sumatera Barat
      Pakaian adat dari provinsi Sumatera Barat dibagi menjadi dua, yaitu Pakaian Penghulu yang dipakai oleh pria dan Bundo Kanduang yang dipakai oleh wanita.
    4. Pakaian Adat Provinsi Sumatera Selatan
      Pakaian adat dari provinsi Sumatera Selatan adalah Aesan Geda dan Aesan Pasangko.

      Aesan gede adalah pakaian yang melambangkan keagungan, sementara aesan paksangko adalah pakaian yang melambangkan keanggunan.
    5. Pakaian Adat Provinsi Riau
      Pakaian adat dari provinsi Riau adalah pakaian adat Melayu, yang terdiri dari Siak Riau, Indragiri, dan Bengkalis Riau.
    6. Pakaian Adat Provinsi Kepulauan Riau
      Pakaian adat dari provinsi Kepulauan Riau adalah Kebaya Labuh dan Teluk Belanga. Baju adat ini merupakan hasil dari akulturasi budaya melayu dan budaya pendatang seperti dari cina dan eropa.
    7. Pakaian Adat Provinsi Jambi
      Pakaian adat dari provinsi Jambi hampir sama dengan provinsi lain di Sumatera, yaitu Pakaian Adat Melayu Jambi. Perbedaan yang mencolok yaitu pada sulaman benang emas yang digunakan sehingga tampak lebih mewah.
    8. Pakaian Adat Provinsi Bangka Belitung
      Pakaian adat provinsi Bangka Belitung bernama Pakaian Adat Paksian.
    9. Pakaian Adat Provinsi Bengkulu
      Pakaian adat dari provinsi Bengkulu sebenarnya hampir sama dengan provinsi lain di Sumatera, yaitu Pakaian Adat Melayu Bengkulu. Meskipun begitu budaya Melayu Bengkulu memiliki perbedaan dengan budaya Melayu pada umumnya. Perbedaan ini tercipta karena adanya kekhasan alam sekitar yang menyebabkan akulturasi budaya.
    10. Pakaian Adat Provinsi Lampung
      Pakaian adat provinsi Lampung bernama Pakaian Adat Tradisional Tulang Bawang. Pakaian adat ini terbuat dari kain tapis yang menonjolkan warna emas sebagai warna utamanya disertai dengan motif-motif geometris.
    11. Pakaian Adat Provinsi DKI Jakarta
      Pakaian Adat Provinsi bernama Dandanan Care Haji dan Dandanan Care None Penganten Chine.
    12. Pakaian Adat Provinsi Jawa Barat
      Pakaian adat Provinsi Jawa Barat bernama pakaian adat Sukapura.
    13. Pakaian Adat Provinsi Banten
      Pakaian adat provinsi Banten dikenal dengan Pakaian Penganten.
    14. Pakaian Adat Provinsi Jawa Tengah
      Pakaian Adat Provinsi Jawa Tengah bernama Jawi Jangkep dan Kebaya. Jawi Jangkep dikenakan oleh pria dan Kebaya dikenakan oleh wanita.
    15. Pakaian Adat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
      Pakaian adat provinsi DIY adalah Baju Sorjan dan Kebaya.
    16. Pakaian Adat Provinsi Jawa Timur
      Pakaian adat provinsi Jawa Timur bernama baju pesaan dan baju mantenan. Baju pesaan sebenarnya adalah pakaian adat khusus masyarakat Madura. Pakaian ini sarat akan nilai filosofis yang menggambarkan keberanian dan kekuatan suku Madura dalam entitas budaya Jawa Timur.
    17. Pakaian Adat Provinsi Bali
      Pakaian adat Provinsi Bali bernama Pakaian Adat Tradisional Bali.
    18. Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat
      Pakaian adat tradisional Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah Pakaian Adat Lombok.
    19. Pakaian Adat Provinsi Nusa Tenggara Timur
      Pakaian Adat Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah Pakaian Adat Tradisional Nusa Tenggara Timur
    20. Pakaian Adat Provinsi Kalimantan Barat
      Pakaian Adat Provinsi Kalimantan Barat bernama King Bibinge dan King Baba. King Bibinge adalah pakaian wanita, sedangkan King Baba adalah pakaian yang digunakan oleh pria. Kedua pakaian tersebut dibuat dari kulit kayu.
    21. Pakaian Provinsi Adat Kalimantan Tengah
      Pakaian adat Provinsi Kalimantan Tengah bernama baju sangkarut. Baju sangkarut merupakan baju model rompi yang terbuat dari serat kulit kayu. Baju ini dicat sedemikian rupa dengan pewarna alami dan dihiasi dengan pernik uang logam, kancing, serta kulit trenggiling. Baju ini dikenakan bersama cawat sebagai bawahan, dan senjata tradisional khas Dayak seperti mandau, perisai, dan tombak.
    22. Pakaian Adat Provinsi Kalimantan Selatan
      Pakaian Adat Provinsi Kalimantan Selatan memiliki 4 jenis baju adat, yaitu Pengantin Babaju Kun Galung Pacinan, Pengantin Baamar Galung Pancar Matahari, Pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut, dan Pangantin Babaju Kubaya Panjang.
    23. Pakaian Adat Provinsi Kalimantan Timur
      Pakaian Adat Provinsi Kalimantan Timur memiliki dua baju adat, yaitu dari suku Dayak dan suku Kutai. Suku dayak mengenakan pakaian bernama Ta’a dan Sapei Sapaq sementara suku Kutai mengenakan pakaian bernama baju kustim.
    24. Pakaian Adat Provinsi Kalimantan Utara
      Pakaian Adat Provinsi Kalimantan Utara tak jauh berbeda dengan budaya Kalimantan Timur, mengingat suku Dayak juga menjadi mayoritas suku penduduknya. Hal ini dicirikan dengan pakaian adat Kalimantan Utara yang persis sama dengan baju Sapei Sapaq dan Baju Ta’a khas Kalimantan Timur.
    25. Pakaian Adat Provinsi Sulawesi Barat
      Pakaian Adat Provinsi Sulawesi Barat bernama Pakaian adat Pattuqduq Towaine. Pakaian ini adalah pakaian khas wanita Mandar yang terdiri dari baju kurung, bawahan dan beragam aksesoris yang terbuat dari logam.
    26. Pakaian Adat Provinsi Sulawesi Selatan
      Pakaian adat provinsi Sulawesi Selatan bernama Baju Bodo. Baju Bodo adalah baju dengan desain yang sangat sederhana. Baju ini sangat minim jahitan. Selain itu, ia dianggap sebagai baju paling tua dan bahkan tercantum dalam Kitab Patuntung, kitab peninggalan nenek moyang suku Makassar
    27. Pakaian Adat Provinsi Sulawesi Tengah
      Baju adat provinsi Sulawesi Tengah bernama Baju Nggembe dan Baju Koje.
    28. Pakaian Adat Provinsi Sulawesi Tenggara
      Pakaian adat provinsi Sulawesi Tenggara bernama Babu Nggawi dan Babu Nggawi Langgai. Babu Nggawi adalah pakaian khusus pengantin Wanita, sementara Babu Nggawi Langgai adalah pakaian pengantin pria. Di kancah nasional, kedua pakaian inilah yang menjadi ikon pakaian adat Sulawesi Tenggara.
    29. Pakaian Adat Provinsi Sulawesi Utara
      Pakaian adat Sulawesi Utara dari suku Sangihe Talaud bernama pakaian Laku Tepu. Pakaian ini dibuat dari bahan serat kofo atau sejenis tanaman pisang dengan serat batang yang kuat. Pakaian ini umumnya hanya dikenakan pada saat upacara Tulude.
    30. Pakaian Adat Provinsi Gorontalo
      Pakaian adat Gorontalo dari suku Gorontalo bernama Mukuta dan Biliu. Pakaian ini umumnya hanya dikenakan pada saat upacara perkawinan. Mukuta adalah pakaian bagi mempelai pria dan Biliu adalah pakaian bagi mempelai wanita. Mukuta dan Biliu dapat ditemukan dalam 4 jenis warna, yaitu kuning, hijau, ungu, dan merah tua. Masing-masing warna tersebut melambangkan kelas kasta pemakainya.
    31. Pakaian Adat Provinsi Maluku
      Nama pakaian adat Maluku adalah baju cele atau kain salele. Baju cele adalah baju sederhana yang mewakili karakteristik adat suku-suku di Kepulauan Maluku.
    32. Pakaian Adat Provinsi Maluku Utara
      Ada 4 jenis pakaian adat yang akrab dalam kehidupan masyarakat Maluku Utara. Namun, yang paling unik dan dikenal di kancah nasional adalah pakaian adat bernama Manteren Lamo dan Kimun Gia. Pakaian Manteren Lamo digunakan oleh sultan dan sementara pakaian Kimun Gia digunakan oleh permaisuri kerajaan Ternate dan Tidore di masa silam.
    33. Pakaian Adat Provinsi Papua Barat
      Nama pakaian adat Papua Barat adalah pakaian adat Ewer. Pakaian ini murni terbuat dari bahan alami yaitu jerami yang dikeringkan. Dengan kemajuan dan pengaruh modernisasi, pakaian adat ini kemudian dilengkapi dengan kain untuk atasannya.
    34. Pakaian Adat Provinsi Papua
      Pakaian Adat Provinsi Papua bernama Koteka dan Rok Rumbai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *