Kumpulan Permainan Menyenangkan di Akhir Pembelajaran

Diposting pada

Kumpulan Permainan Menyenangkan di Akhir Pembelajaran | Apakah Anda memerlukan ide untuk mengokondisikan siswa selama sepuluh menit terakhir pembelajaran? Mungkin Anda ingin memberi hadiah kepada anak-anak sebelum pulang sekolah. Sepuluh game ini sangat baik untuk untuk menutup pembelajaran yang menyenangkan. Anda juga bisa menerapkannya pada pembelajaran di kelas.

Anak-anak mungkin menyukai permainan yang biasa Anda mainkan di kelas, tapi sedikit variasi tidak ada salahnya untuk dicoba. Berikut 5 permainan yang bisa Anda terapkan pada pembelajaran terakhir sebelum pulang.

1. Password

Game password dimulai dengan mencari kontestan. Anda bisa memulai dengan mengatakan “Saya sedang memikirkan sebuah nomor … dan …” untuk menentukan kontestan. Kedua siswa tersebut ke depan kelas dan menghadap teman sekelas mereka. Ungkapkan sebuah kata rahasia – tulislah di papan tulis atau bagan atau pegang kartu – untuk semua siswa yang duduk di belakang dan siswa yang berada di depan kelas tidak boleh melihatnya. Kemudian siswa yang dibelakang memberikan petunjuk pada dua kontestan di depan tentang password yang diberikan. Kontestan bergantian meminta petunjuk sukarelawan sampai salah satu kontestan benar menebak kata kunci rahasia tersebut. Kontestan yang menebak password tetap berada di depan kelas; siswa yang memberi petunjuk terakhir menggantikan kontestan lainnya.

Tip: Pilih kata-kata yang tepat untuk kemampuan siswa Anda. Kata-kata yang mungkin mereka kenal beberapa sinonim atau maknanya lebih baik! Anda mungkin menggunakan thesaurus untuk membuat daftar kata-kata yang mungkin digunakan sebelum bermain game. Tuliskan kata-kata itu dalam huruf besar pada kartu sehingga siswa dapat menggunakannya saat permainan dimainkan. Simpan kartu tersebut untuk dapat digunakan di kesempatan yang mendatang.

Contoh kata sandi: Pemberani

Petunjuk yang mungkin: tidak takut, sendiri, tanpa teman, gelap, dan sebagainya

Contoh daftar password: Penakut, pemalu, berdiri, duduk, belajar, dan lain-lain

2. Chain Reaction

Anda dapat dengan mudah mengadaptasi permainan ini ke banyak bidang mata pelajaran. Guru menulis sebuah kategori di papan tulis – makanan, misalnya. Setiap siswa menulis huruf A sampai Z di selembar kertas. Para siswa memiliki waktu lima menit untuk membuat daftar alfabetis dari sebanyak mungkin makanan yang mereka pikirkan. Lalu permainan dimulai. Siswa pertama harus memberi tahu nama sebuah makanan. Orang kedua harus menyebutkan nama makanan yang dimulai dengan huruf terakhir dari nama makanan yang diberikan oleh orang pertama. Orang ketiga harus menyebutkan makanan yang diawali dengan huruf terakhir dari makanan orang kedua dan seterusnya. Satu per satu, saat siswa mendapatkan jawaban yang salah, mereka tersingkir.

Kategori lain yang mungkin: minuman, kota; hal-hal di alam (untuk siswa yang lebih tua, nama hewan atau nama tumbuhan); nama depan orang (untuk siswa yang lebih tua, nama terakhir orang terkenal atau, lebih khusus lagi, nama pengarangnya).

3. Seven up, Stand up

Game ini adalah salah satu favorit siswa! Pilihlah tujuh siswa untuk menjadi sukarelawan. Siswa-siswa itu pergi ke depan ruangan. Para siswa lainnya meletakkan kepala mereka di atas meja mereka sehingga mereka tidak dapat melihat. Ketujuh orang itu mengelilingi ruang kelas. Masing-masing mengetuk salah satu murid yang duduk. Saat seorang siswa diketuk, dia mengangkat tangannya. Ketika ketujuh siswa kembali ke depan ruangan, mereka berkata serentak, “Seven up, stand up!” Setiap siswa yang diketuk tadi memiliki kesempatan untuk menebak siswa mana yang mengetuknya. Jika seorang siswa menebaknya dengan benar, dia akan menggantikan orang yang mengetuknya tersebut. Permainan dimulai lagi ketika semua memiliki kesempatan untuk menebak.

4. Kompetisi Pesawat Terbang

Pertama, mintalah siswa Anda membuat beberapa pesawat terbang dari kertas. Kemudian siswa diminta berdiri dalam satu baris dan biarkan mereka menguji pesawat terbang mereka. Untuk kompetisi, tetapkan poin kelas objek yang berbeda (misalnya papan tulis 5 poin, pintu 10 poin, sampah bisa 20 poin). Ajukan pertanyaan kepada siswa dan jika dia menjawab dengan benar maka dia bisa melempar dan mencoba menabrak salah satu objek target untuk mendapatkan poin. Ini dapat digunakan juga dalam permainan kelompok.

Tip: Soal dapat berupa materi yang telah diajarkan hari ini atau materi dalam satu pokok bahasan yang sama.

5. Simon Berkata

Game ‘Simon Berkata‘ dengan sebuah perbedaan. Pertama, latihlah siswa dengan permainan Simon Berkata sehingga mereka mengerti permainan dan bagian tubuh kita. Saya lebih baik dengan menghilangkan ‘kata Simon’. Sekarang beritahu mereka untuk melakukan apa yang Anda katakan, tidak seperti yang Anda lakukan, dan ulangi permainan. Anda dapat mengatakan ‘sentuh lutut’ dan sentuh telingamu, atau bagian lain dari tubuh Anda. Ini adalah cara yang baik untuk melihat siapa yang mendengarkan Anda dengan benar dan siapa yang hanya menyalin gerakan Anda. Siswa menganggap game ini jauh lebih menyenangkan dari aslinya.

Tip: Ketika anda berkata “sentuh hidung”, anda dapat membuat variasi gerakan dengan menyentuh telinga. Saat ada siswa yang menyentuh telinga, maka ia diberikan hukuman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *