Kurikulum 2013: penjelasan dan tujuan

Posted on

kurikulum-2013Kurikulum 2013 atau biasa disebut K-13 adalah kurikulum yang berlaku dalam sistem pendidikan Indonesia saat ini. Kurikulum ini diterapkan untuk menggantikan Kurikulum 2006 atau biasa dikenal Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang dianggap terlalu membebani anak dengan berbagai mata pelajaran di dalamnya. Penerapan kurikulum 2013 dilakukan bertahap di beberapa sekolah di setiap kabupaten di seluruh Indonesia mulai tahun pelajaran 2012/2013 sebagai sekolah rintisan kurikulum 2013. Pada masa uji coba pelaksanaan kurikulum 2013 ini hanya diterapkan untuk kelas 1 dan 4 pada tingkat SD, kelas 7 pada tingkat SMP dan kelas 11 pada tingkat SMA.

Dunia yang akan ditinggali anak-anak kita, berubah 4 kali lebih cepat daripada sekolah-sekolah kita Willard Daggett

Penerapan Kurikulum 2013 ini mengedepankan pentingnya penekanan (Stimulasi kecerdasan) pada awal masa kanak-kanak, karena kelenturan saraf akan menurun, sejalan dengan bertambahnya usia, hingga jaringan itu menjadi permanen di usia 15 – 16 tahun.

Konsep dasar kurikulum 2013 terdiri dari 3 komponen utama yaitu:

  1. Tematik Terpadu/Integratif
  2. Pendekatan Saintifik/Sciencetific
  3. Penilaian Otentik/Authentic Assessment

1. Pembelajaran Tematik Terpadu/Integratif

Pembelajaran tematik terpadu/integratif dalam kurikulum 2013 memiliki ciri-ciri yaitu:

a. Tematik memiliki ciri-ciri yaitu: 1) Setiap mata pelajaran dikaitkan dengan 1 tema (ikhtiar melatih siswa dan guru berpikir dan nalar komprehensif), 2) Tema yang diusung berkaitan dengan kehidupan yang dekat dengan siswa, 3) Tema sebagai penghela setiap penguatan mata pelajaran.

b. Terpadu memiliki ciri-ciri yaitu:

  • Setiap pembelajaran menguatkan 3 kompetensi yang harus dicapai, yaitu (sikap, pengetahuan, dan keterampilan)
  • Proporsi sikap = 100% diperhatikan
  • Proporsi pengetahuan = 100% diperhatikan
  • Proporsi keterampilan = 100% diperhatikan
Rekomendasi:  Kumpulan Soal PAS / UAS Kelas 4 Semester 1 Kurikulum 2013

2. Pembelajaran Saintifik

Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin/perlu diketahui), menanya (merumuskan pertanyaan dan merumuskan hipotesis), mengumpulkan informasi/mencoba dengan berbagai teknik, menalar/mengasosiasi (untuk menarik kesimpulan dan mengomunikasikan (jawaban/kesimpulan). Langkah-langkah tersebut dapat dilanjutkan dengan kegiatan mencipta.

3. Penilaian Otentik

Penilaian otentik dalam kurikulum 2013 adalah penilaian yang dilakukan tidak hanya penilaian atas pembelajaran (assessment of learning), melainkan juga penilaian untuk pembelajaran ( assessmet for learning ) dan penilaian sebagai pembelajaran ( assessment as learning).

Diagnostic assessmentAssessment for learning
Penilaian untuk mengetahui kesulitan belajar siswa sebagai dasar untuk melakukan perbaikanMemungkinkan guru menggunakan informasi kondisi siswa untuk pembelajaran
Formative assessmentAssessment as learning
Fokus pada pemantauan untuk meningkatkan pembelajaran siswaMemungkinkan siswa untuk bercermin pada capaian dan kemajuan belajarnya sendiri serta menentukan target belajarnya
Summative assessmentAssessment of learning
Menggambarkan capaian yang telah dicapai terhadap acuan standarMembantu guru untuk mengukur capaian siswa terhadap tujuan kompetensi dan standar yang ada

Penilaian hasil belajar oleh pendidik pada kurikulum 2013 dilaksanakan dalam bentuk penilaian autentik dan juga non-autentik. Bentuk penilaian autentik mencakup penilaian berdasarkan pengamatan, tugas ke lapangan, portofolio, proyek, produk, jurnal, kerja laboratorium dan unjuk kerja, serta penilaian diri. Bentuk penilaian non-autentik mencakup tes, penilaian akhir semester, penlaian akhir tahun, dan ujian.

Penilaian oleh Guru atau pendidik

Dilakukan secara berkesinambungan untuk:

  • memantau kemajuan belajar peserta didik
  • memantau hasil belajar peserta didik
  • mendeteksi kebutuhan perbaikan hasil belajar peserta didik
Rekomendasi:  RPP Kelas 1 Tema 1 Kurikulum 2013 Revisi Terbaru

Bentuk Penilaian pada kurikulum 2013

  • ulangan harian, tengah/akhir semester, dan kenaikan kelas
  • penugasan
  • observasi (pengamatan)
  • penilaian diri/antarteman

Tujuan penilaian kurikulum 2013

  • mengetahui tingkat penguasaan kompetensi
  • menetapkan ketuntasan penguasaan kompetensi
  • menetapkan program remidial dan pengayaan
  • Memperbaiki dab meningkatkan efektivitas proses pembelajaran

Aspek yang dinilai dalam penilaian oleh pendidik

  • Pengetahuan (What) ~ cognitive
  • Ketrampilan (How) ~ psychomoric
  • Sikap (Why) ~ affective

Sesuai dengan kompetensi & karakteristik mata pelajaran Artinya: kompetensi menjadi dasar pertimbangan guru dalam menentukan teknik dan instrumen Penilaian Kelas.

Prinsip Penilaian Kurikulum 2013

  • sahih
  • objektif
  • adil
  • terpadu
  • terbuka
  • menyeluruh dan berkesinambungan
  • sistematis
  • beracuan kriteria
  • akuntabel

Tujuan penilaian di kelas diarahkan pada:

  • Keeping-track (proses pembelajaran sesuai dengan rencana)
  • Checking-up (mencek kelemahan dalam proses pembelajaran)
  • Finding-out (menemukan kelemahan & kesalahan dalam pembelajaran)
  • Summing-up (menyimpulkan pencapaian kompetensi peserta didik)

Fungsi penilaian kelas:

  • Sebagai alat meningkatkan motivasi
  • Sebagai alat mewujudkan belajar tuntas (learning mastery)
  • Sebagai indikator efektivitas proses pembelajaran (feedback)
  • Sebagai umpan balik untuk memperbaiki & meningkatkan efektivitas proses pembelajaran (feedback)

Prinsip penilaian kelas

  • Mengacu pada kompetensi (competency referenced);
  • Berkelanjutan (continuous);
  • Didaktis;
  • Menggali informasi;
  • Melihat yang benar dan salah, serta hal-hal positif maupun negatif dari kinerja siswa.

Penilaian Kelas menggunakan multi metode dan teknik sebagai
berikut:

  • Tes Tertulis, tes lisan, penilaian kinerja, penilaian produk, penilaian proyek, penilaian diri, dan portofolio
  • Pemilihan metode dan teknik disesuaikan dengan Karakteristik Kompetensi yang akan dinilai pencapaiannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *